Minggu, 17 Februari 2013

Tips budidaya teh

Tips budidaya teh (ragambudidaya) -Untuk lakukan penanaman teh yang cukup banyak, didalam artian kita pingin membudidayakannya teh dengan tujuan komersil, maka kita pada mulanya mesti mengetahu perihal cii-ciri tanaman yang satu ini, agar didalam sistem budidaya teh atau menanam teh tidak berlangsung kekeliruan yang patal yang menyebabkan kerugian.
Ada banyak hal yang bisa mendukung untuk memaksimalkan budidaya teh atau menanam teh ini, layaknya iklim, tanah, pembibitan, penanaman, hama serta penyakit, pemeliharaan, pemetikan, pengolahan serta ada banyak hal lain yang bisa memaksimalkan budidaya teh ini.

Di tulisan saat ini, kita dapat mengulas dengan singkat perihal yang terpentingnya saja, bagaimana langkah budidaya teh atau langkah menanam teh yang baik agar akhirnya memperoleh hasil yang optimal. perihal yang cukup mutlak di perhatikan yakni :

Iklim
Pohon teh meskipun bisa ditanam di dataran rendah perihal ini kurang baik di banding tanaman teh yang ditanam di dataran tinggi. dikarenakan pohon teh amat memerlukan curah hujan yang cukup tinggi, yakni, rata-rata per tahunnya 2000 mm – 2500 mm, namun untuk musim kemarau berkisar 100 mm.
Meskipun pohon teh amat baik ditanam di dataran tinggi namun butuh diketahui, jika pohon teh ditanam didataran yang terlampau tinggi maka akhirnya kurang optimal, pertumbuhannya dapat terhalang ( lambat ). lantas untuk ketinggian upayakan pada posisi 800 – 1100 m dpl. jangan sempat melebihi 1200 m dpl. temperature yang baik untuk tanaman teh yakni berkisar 14° - 25°c.

Tanah
Factor tanah didalam perkembangan tanaman teh sama halnya dengan tanaman lain, yakni suatu hal yang amat mutlak, dikarenakan itu karakter tanah mesti yang subur, gembur, bisa meresap air hingga didalam, serta sirkulasi air lancar.
untuk memperoleh media tanam layaknya itu kita mesti mencermati perihal seperti berikut :

Mengadakan terasering pada tanah yang cukup curam.
pada tanah yang tidak terlampau curam dapat ditanam jenis-jinis pupuk hijau berderet rapat menurut tranche di antara jejeran tanaman poko.
Bikin rorak-rorak dengan maksud agar air yang mengalir di permukaan tanah bisa ditampung serta untuk setelah itu melewati rorak itu masuk ke didalam tanah. karena maka air yang mengalir didalam tanah tidak dapat menyebabkan erosi.Lantas penanaman pohon type leguminosa yang berupa pohon bisa juga melakukan perbaikan phisik dari tanah. dikarenakan pohon ini perakarannya bisa menembus kedalam tanah hingga jauh.

Pembibitan
Untuk memperoleh bibit teh yang baik, kita dapat memperolehnya dari perkebunan-perkebunan pemerintah maupun dari beberapa petani teh. namun dapat juga kita bibitkan sendiri dengan langkah membiarkan tanaman yeh hidup dengan rimbun tanpa dipoyong, kedepannya dapat mengeluarkan biji yang dapat kitaambil untuk pembibitan.
Biji-biji teh mesti disortir sebelum saat jadikan bibit, umumnya biji yang buruk layaknya biji bekas terserang kepik biji dengan ciri permukaan biji berbintik-bintik dengan warna coklat muda, serta situasi biji yang sudah lapuk atau busuk dikarenakan terserang jamur atau dikarenakan bekas luka-luka.
Bedengan teh
Penanaman biji yang sudah retak dibedengan mesti berjarak 4 kali 4 cm, penanaman dengan jarak itu mempunyai tujuan agar akar dari bibit teh tidak melengkung. langkah penanamannya : biji ditanam menghadap kebawah. pemberian pasir yang agak tidak tipis dengan maksud supaya akar-akar bisa tumbuh dengan baik serta menyusun. sesudah akarnya tumbuh 3 hingga 5 cm, maka kecambah itu lantas kita pindahkan ke persemaian.

PersemaianSebelum saat bibit ditanam dikebun kita tanam terlebih dulu di persemaian, umumnya jarak tanam bibit dipersemaian 15 kali 20 cm atau 20 kali 20 cm, jika bedengan mempunyai lebar 100 cm maka bedengan tersebut cukup 4 baris.
Langkah penanaman di kebun
Bikin lobang dengan ukuran 50 kali 60 kali 60 cm, tanah susunan bawah serta susunan atas dipisahkan. lobang tersebut kita gali bukannyya di anjir, walau demikian di antara anjir satu serta yang lain, karena anjir tetap ada di tempat tiap-tiap.
menggali lobang yang sudah dianjiri terlebih dulu, apabila tanah yang dapat dilobangi itu sudah diberi sinyal, sesudah itu baru anjirnya disingkirkan, walau demikian pada saat dapat menanami lobang itu, kembali kita mesti mengajiri lagi agar penanamannya bisa lurus.
penggalian lobang setiap kali mengambil langkah 1 anjir, area anjir yang dilangkahi sesaat tidak dilobangi serta lantas lobang itu ditanami, untuk meluruskan barisan-barisan tanaman itu mudah ditangani dikarenakan beberapa dari anjir tetap ada.

Bibit yang suddah siap lantas ditanam di area bekas anjir. sesudah masuk timbun kembali bibit dengan tanah bekas bongkaran kedalam lobang lagi, lantas tanah ditekan-tekan agar memadat.
jarak tanam dari tiap-tiap perkebunan berlainan, tetapi untuk idealnya kita ambillah jarak tanam dengan ukuran seperti berikut : 120 kali 150 cm, 130 kali 140 cm, atau 125 kali 125 cm. karena dengan penanaman jarang layaknya itu maka pohon teh dapat lebih kuat lagi menahan serangan musim kemarau yang agak panjang.

Jumlah tanaman yang menggunakan jarak tanam layaknya itu umumnya 5. 000 – 6000 batang/ha. jika menggunakan jarak rapat 10. 000 – 12. 000 batang/ha.

Pemeliharaan
Tanaman yang telah kita tanam mesti dipelihara agar bisa tumbuh dengan maksimal. ccara-cara tersebut dibagi jadi tiga sisi :
  • pemeliharaan pada pohon teh itu sendiri
  • pemeliharaan terhdap pohon pelindung
  • pemeliharaan tanah
Untuk pemeliharaan pada poho teh kita untuk jadi 3 langkah :
  • pemangkasan pada pohon-pohon teh serta perawatan luka-luka bekas pangkasan.
  • pengambilan hasil atau langkah memetiknya sampai memperoleh hasil yang sebanyak-banyaknya tanpa merubah situasi serta situasi pohon itu sendiri.
  • melindungi pohon teh agar tidak diserang penyakit atau hama. jika ada yang diserang segera berantas atau obati.

-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label