Jumat, 22 Maret 2013

Budidaya strawberi



Budidaya strawberi (ragambudidaya) - Ada cara-cara untuk pembibitan budidaya stoberi, tetapi yang kerap dipakai beberapa pekebun stoberi yakni pembibitan dengan biji serta pembibitan dengan stolon.

1. Pembibitan dengan biji
Benih strowberi bisa kita beli di beberapa toko penyedia bibit tanaman, jika bibit telah ada langkah pertama untuk menanam stoberi yakni merendam benih sepanjang 15 menit, sesudah direndam benih kita angin-anginkan agar kering. benih yang telang kering lantas disemai di area penyemaian yang telah dikasih media tanam berbentuk campuran tanah, pasir, serta pupuk kompos halus yang steril. dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Setelah itu benih kita semai dengan merata di kotak bibit persemaian yang sudah kita siapkan lantas tutup dengan tanah tidak tebal. serta paling akhir tutp permukaan dengan plastic atau kaca bening serta simpan pada temperature 18-20 °c.
Sistem setelah itu siram benih tiap-tiap hari. sesudah tumbuh serta memiliki dua helai daun, maka bibit sudah siap untuk dipindahkan kebedengan sapih. Bibit ditanam di bedengan sapih dengan jarak antarbibit, yakni 2-3 cm. media tanam bedeng sapih sama juga dengan media yang dipakai pada persemaian. bedengan diberi atap plastic bening. sepanjang di dalam bedengan, bibit diberi pupuk daun. sesudah berukuran 10 cm serta tanaman sudah merumpun, bibit siap dipindahkan ke kebun.

2. Pembibitan dengan stolon
Stolon bisa dipakai untuk memperbanyak tanaman stroberi. caranya adalah seperti berikut. tentukan rumput stroberi yang sudah mempunyai akar sulur pertama serta ke-2. Lantas, potong ke-2 akar sulur tersebut. selanjutny, bibit sulur ditanam didalam polybag berukuran 18 kali 15 cm yang diisi media campuran tanah, pasir, serta pupuk kandang, dengan perbandingan 1 : 1 : 1. sesudah tingginya 10 cm serta berdaun rimbun, bibit siap dipindahkan ke kebun.

Disamping itu cara budidaya dapat digunakan menggunakan polybag-polybag gunakan media tanam campuran gabah padi serta pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1.
Sesudah bibit di persemaian berdaun, bibit tersebut siap dipindahkan ke polybag-polybag besar dengan ukuran 30 kali 30 cm dengan media yang sama. serta di polybag ini bibit dipelihara hingga membuahkan buah siap panen.

Pengolahan media tanam
Sesudah lakukan pembibitan perihal yang perlu di perhatikan adalah pengolahan media tanam. dengan umum, media tanam tumbuhan stroberi dibedakan jadi 2 jenis, yakni kebun tanpa plastic mulsa serta kebun yang ditutupi oleh plastic mulsa.

1. Kebun tanpa plastik mulsa

Cara menjaga stoberi di kebun yang tidak menggunakan plastic mulsa, pertama tempat diolah dengan baik dengan kedalaman 30-40 cm, setelah diolah diangin-anginkan sepanjang 15-30 hari.
Tempat dibikin bedengan dengan ukuran lebar 80 kali 100 cm, tinggi 30-40 cm, namun panjang disesuai dengan tempat. sesaat itu jarak anatara bedengan adalah 40 kali 60 cm. ukuran guludan ( petakan tanah yang sudah digemburkan untuk area menyemai bibit ) adalah lebar 40 kali 60 cm serta tinggi 30 kali 40 cm, serta panjang sesuai dengan tempat yang ada, serta jarak antar guludan 40 kali 60 cm.
Sesudah guludan selesai setelah itu pupuk kandang ditaburkan dengan merata. jumlah pupuk kandang yang ditabur adalah 20-30 ton/ha. setelah itu, bedengan atau guludan dilewatkan sepanjang 15 hari. paling akhir, bikin lubang tanam dengan jarak 40 kali 30 cm, 50 kali 50 cm, atau 50 kali 40 cm. lantas, stroberi lalu siap ditanam.

2. Kebun dengan plastik mulsa
Pengolahan kebun dengan plastic mulsa nyaris sama denga pengolahan tanpa plastik mulsa. diawal musim hujan, tempat diolah dengan baik serta diangin-anginkan sepanjang 15-30 hari agar kering.
Bedengan dibikin dengan ukuran lebar 80 kali 120 cm, tinggi 30-40 cm, serta panjang sesuai dengan tempat yang ada. namun jarak antar bedengan adalah 60 cm atau guludan dibikin dengan ukuran lebar bawah 60 cm, lebar atas 40 cm, tinggi 30-40 cm. serta panjang sesuai dengan tempat, jarak antar bedengan 60 cm.
Sesudah itu tempat diangin-anginkan sepanjang 15 hari, sesudah kering, 200 kg urea, 250 kg sp-36, serta 100kg/ha kcl ditaburkan serta dicampurkan dengan tanah bedengan. lantas bedengan disiram sampai lembab selanhutnya, plastic mulsa hitam atau perak ditutupkan pada bedengan atau guludan, kuatkan ujung-ujungnya dengan bambu.

Sesudah bedengan tertutup plastic mulsa, bikin lubang diatas plastic seukuran kaleng bekas susu kental manis. jarak antar lubang dalam barisan 30-50 cm hingga jarak tanam 40 kali 30, 50 kali 50, serta 50 kali 40 cm. paling akhir, bikin lubang pas pada plastic yang telah dilubangi.

Pengapuran
Pengapuran dilakuan bila tanah terlampau asam cara ini dikerjakan dengan menebarkan 2-4 ton/ha kapur kalsit atau dolomite di atas bedengan atau guludan. sistem pengapuran ini dikerjakan segera sesudah bedengan atau guludan selesai dibikin.
Tehnik penanaman
Sistem setelah itu sesudah pengolahan media tanam adalah penanaman. penanaman ini memerlukan tehnik supaya tidak mengakibatkan kerusakan stroberi yang dapat ditanam. perihal pertama yamg mesti dikerjakan adalah menyiram polybag diisi bibit. lantas keluarkan bibit berbarengan media tanamannya denga hati-hati.

Setelah itu, tanam satu bibit dilubang tanam, lantas padatkan tanah di sekitar pangkal batang. pemberian pupuk basah bisa dikerjakan untuk tanaman tanpa mulsa. dosis pupuk yang disarankan adalah 200 kg/ha urea, 250 kg sp-36, serta 150 kg/ha hcl. pupuk diberikan kedalam lubang sejauh 15 cm di kiri-kanan tanaman. paling akhir, tanah di sekitar pangkal batang disiram hingga lembab.
Pemeliharaan tanaman

1. Penyulaman

Bibit tumbuhan stroberi umumnya ada yang alami kematian saat dipindahkan ke media tanam di kebun, jumlah bibit yang mati umumnya 10-20% dari keseluruhan bibit yang ditanam.
bibit tanaman stroberi yang mati atau tumbuh lambat serta tidak normal mesti dicabut serta diganti dengan bibit tanaman stroberi yang baru. syarat bibit tanaman stoberi pengganti mesti memiliki type, ukuran, serta umur yang sama juga dengan bibit tanaman stoberi yang mati.

2. Penyiangan
Tanaman stroberi yang ada dilahan terbuka umumnya kerap diikuti tumbuhan lain yang turut tumbuh di sekitar tanaman stroberi, perihal ini bisa merugikan tanaman poko yang kita tanam dikarenakan banyak nutrisi serta zat-zat makanan yang “diambil” oleh tanaman pengganggu atau gulma tersebut.
untuk hindari perihal tersebut maka dikerjakan penyiangan yakni mencabut serta buang gulma tersebut supaya tidak menggaggu tanaman stroberi. serta umumnya penyulaman diikuti pemupukan.

3. Pemangkasan
Perkembangan stroberi yang cukup cepat umumnya diimbangi perkembangan daun yang rimbun. oleh dikarenakan itu, mesti dikerjakan pemangkasan pada daun tersebut. tak hanya pemangkasan pada daun yang rimbun pemangkasan dikerjakan pada daun yang telah tua serta mongering dan pada stolon.
pemangkasan pada stolon dikerjakan untuk menambah produksi buah, hingga buah yang dihasilkan semakin besar serta menarik. waktu pemangkasan umumnya 2 th. sekali.

4. Pemupukan
Pemupukan adalah menambahkan nutrisi pada tanaman, pemupukan pada tumbuhan stroberi yang ditanam di kebun tanpa mulsa dikerjakan sesudah 1, 5-2 bln.. jumlah pupuk yang didapatkan 2/3 dosis yang disarankan. pemberian pupuk lewat cara ditabur, lantas ditutupi tanah.
Sesaat itu, pemupukan dikebun dengan mulsa dikerjakan bila perkembangan dirasa kurang baik. komposisi pupuk yang biasa diberikan adalah campuran urea, sp-36, kcl dengan perbandingan 1 : 2 : 1, 5 sejumlah 5 kg yang dilarutkan dalam air 200 liter. setelah itu, tiap-tiap tanaman disiram dengan 350-500 cc larutan pupuk tersebut.

5. Pengairan serta penyiraman
Air adalah unsure mutlak dalam pemeliharaan tanaman stroberi. oleh dikarenakan itu, penyiraman adalah perihal mutlak yang perlu dikerjakan. penyiraman dikerjakan 2 x 1 hari sampai tanaman berusia dua minggu. setelah itu, penyiraman dikurangi dengan berangsur-angsur supaya tanah tidak mongering. air bisa segera disiramkan pada tanaman atau mengaliri parit antarbedengan dengan air.

6. Pemasangan mulsa kering
Sesudah periode tanam di bedengan, dikerjakan pemasangan mulsa kering seawall barangkali. pada mulanya, jerami atau rumput kering setebal 3-5 cm dihamparkan di permukaan bedengan serta diantara barisan tanaman.

-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label